Loading...

Link & Aplikasi

    

Teliti Transmisi Kearifan Lokal Muria Raya dalam Prespektif Etnopedagogi, Dosen UIN Sunan Kudus Raih Doktor

Blog Single

Dosen UIN Sunan Kudus Yusuf Falaq, M.Pd. menjalani ujian promosi doktor di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rabu (16/7/2025). Promovendus berhasil mempertahankan disertasi berjudul Pengembangan Model Transmisi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Muria Raya dalam Perspektif Etnopedagogi Pendidikan IPS. 

Promovendus dalam disertasinya mengembangkan model pembelajaran IPS berbasis etnopedagogi dengan fokus pada Mekanisme transmisi nilai lokal masyarakat Muria Raya, Desain integrasi kearifan lokal dalam kurikulum modern. Adapun dewan penguji disertasi yaitu: Prof. Dr. Arif Purnomo, M.Pd (Ketua Penguji); Dr. sos. Puji Lestari, M.Si Sebagai Sekretaris Penguji/Penguji III; Prof Dr. Dra. Endah Sri Hartatik, M.Hum sebagai Penguji I (Eksternal) Guru Besar Sejarah Undip; Dr. Sunarto, M.Si sebagai penguji II; Prof. Dr. Wasino, M.Hum Selaku Promotor (Penguji VI); Prof. Dr. Cahyo Budi Utomo, M.Pd sebagai ko-promotor (penguji V) dan Dr. Nugroho Trisnu Brata, M.Hum sebagai Anggota promotor (Penguji IV).

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut. "Penelitian ini tidak hanya relevan dengan visi keilmuan integratif UIN Sunan Kudus, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap pelestarian kearifan lokal berbasis akademik,"ujar Prof. Abdurrohman Kasdi. 

Rektor secara khusus mendorong peningkatan kualifikasi dosen untuk memberikan prioritas studi lanjut.

"Kami menargetkan peningkatan jumlah doktor di lingkungan UIN Sunan Kudus”, ujarnya.

Prof Dur juga menambahkan bahwa Riset doktoral harus selaras dengan penguatan identitas keislaman dan keindonesiaan, terutama inovasi pendidikan yang berdampak pada masyarakat, sebagaimana riset dari promovendus ini. Acara ini turut dihadiri oleh civitas akademika UIN Sunan Kudus.

 

Share this Post:

Galeri Photo