Loading...

Link & Aplikasi

    

Sidang Senat Terbuka Penutupan PBAK 2025, Rektor Ajak Mahasiswa Baru Melangkah Hebat Bersama UIN Sunan Kudus

Blog Single

Usai pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus melanjutkan agenda dengan Sidang Senat Terbuka dalam rangka penutupan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025. Kegiatan yang digelar di aula utama kampus ini dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta ribuan mahasiswa baru.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Sunan Kudus Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi,Lc., M.Si. menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru sekaligus ajakan untuk menempuh studi dengan optimisme.

“Yakinlah, dengan belajar di UIN Sunan Kudus kalian akan menjadi pribadi yang lebih hebat, lebih sukses, dan bermanfaat fiddunya wal akhirat,” ungkap Rektor.

Rektor juga menanggapi aspirasi mahasiswa baru yang disampaikan melalui orasi ilmiah Senat Mahasiswa terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Tahun ini UKT tidak mengalami kenaikan. Meskipun status kita sudah meningkat menjadi UIN, UKT yang berlaku masih sama seperti saat IAIN. Ini adalah bentuk keberpihakan kami kepada mahasiswa,” tegasnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. H.Kisbiyanto, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa PBAK 2025 diikuti oleh 2.666 mahasiswa baru dengan sistem baru yang lebih edukatif, sehat, dan humanis.

“Mahasiswa baru dikenalkan budaya akademik dan budaya kemahasiswaan secara klasikal, dibimbing oleh 142 mahasiswa senior sebagai kakak asuh, serta 71 dosen sebagai narasumber. Materi yang diberikan mencakup Pancasila, nasionalisme, moderasi beragama, anti kekerasan seksual, hingga visi dan misi UIN Sunan Kudus,” jelasnya.

Selain itu, PBAK 2025 juga melibatkan panitia yang terstruktur mulai dari pengawas rektorat, pendamping fakultas/lembaga/unit, hingga panitia pelaksana mahasiswa. Sistem baru ini dinilai berhasil menghadirkan suasana yang nyaman, sehat, dan menyenangkan.

“Alhamdulillah PBAK terlaksana dengan sangat baik. Sekitar 1.000 mahasiswa baru bahkan langsung mendaftar ke UKM/UKK sesuai minat dan bakatnya. Mereka juga memahami visi, misi, dan sistem akademik kampus, serta merasa nyaman berinteraksi dengan senior. Tidak ada lagi pola lama yang melelahkan, sebaliknya semua mahasiswa merasa happy,” tambah Kisbiyanto.

Menutup laporannya, WR III menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen kampus.

“Kami sampaikan apresiasi terbaik kepada SEMA, DEMA, ORMAWA, pimpinan, dosen, dan pegawai yang telah berkolaborasi menyukseskan PBAK 2025. Sistem baru ini menjadi contoh bahwa mahasiswa UIN Sunan Kudus mampu bersikap reformatif dan inovatif.”

Dengan ditutupnya Sidang Senat Terbuka ini, rangkaian PBAK 2025 resmi berakhir. Ribuan mahasiswa baru kini siap mengawali perkuliahan dengan semangat akademik, jiwa kebangsaan, dan tekad menjadi generasi unggul yang memberi manfaat bagi bangsa dan agama.

Share this Post:

Galeri Photo