UIN Sunan Kudus Gelar Dzikir Kebangsaan dan Istighosah untuk Perdamaian dan Persatuan Indonesia
Kudus, 1 September 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menggelar istighosah sebagai bentuk kontribusi spiritual terhadap perdamaian dan persatuan bangsa Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, (1/9/2025) usai salat Maghrib berjamaah, bertempat di Masjid UIN Sunan Kudus.
Istighosah ini diikuti oleh para mahasantri Ma’had al-Jami’ah serta perwakilan dari delapan pondok mitra, dengan koordinator kegiatan Kepala Ma’had al-Jami’ah UIN Sunan Kudus, Dr. Ahmadi, S.Ag., M.M.Pd.
Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si., dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi kampus terhadap situasi bangsa yang tengah diuji oleh berbagai perpecahan dan dinamika sosial-politik, baik di pusat maupun di daerah.
“Kita ingin menunjukkan bahwa UIN Sunan Kudus turut berperan aktif dalam menjaga kondusivitas, persatuan, dan kesatuan bangsa melalui pendekatan spiritual dan doa bersama,” ujar Prof. Abdurrohman.

Dr. Ahmadi menambahkan bahwa penting bagi mahasiswa, khususnya mahasantri, untuk memiliki semangat belajar yang tinggi dalam menghadapi tantangan global. Ia menekankan agar mahasiswa tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang berpotensi memecah belah bangsa.
“Belajar kritis itu penting, namun harus tetap berlandaskan pada prinsip moderasi, keadilan, serta etika agama. Mahasiswa harus sadar bahwa mereka hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga persatuan bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa studinya dengan sungguh-sungguh, termasuk dalam hal pengembangan diri melalui organisasi, manajemen, dan kemandirian. Hal ini dinilai sebagai bekal penting untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan.
“Jadilah generasi yang cerdas, ilmiah, amaliah, dan berakhlakul karimah. Kesempatan emas selama kuliah dan menjadi mahasantri adalah modal berharga untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.
Kegiatan istighosah ini diharapkan dapat menjadi pengingat pentingnya peran kampus dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan nilai-nilai kebangsaan.









Indonesia
English
Arabic 


