Loading...

Link & Aplikasi

    

UIN Sunan Kudus Laksanakan Pelantikan dan Pembinaan PPPK Tahap 2 Non Optimalisasi

Blog Single

 

Kudus, 23 Oktober 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus melaksanakan kegiatan Pelantikan dan Pembinaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 Non Optimalisasi, bertempat di ruang Senat lantai 3 Gedung Rektorat UIN Sunan Kudus dan melalui kanal zoom meeting, pada Rabu (23/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 16 PPPK Non Optimalisasi dari UIN Sunan Kudus, yang merupakan bagian dari total 13.224 PPPK Kementerian Agama yang dilantik secara serentak di seluruh Indonesia. Pembinaan bagi para pegawai baru ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor II UIN Sunan Kudus, Prof. H. Wahibur Rokhman, S.E., M.Si., Ph.D.

Dalam arahannya, Prof. Wahibur Rokhman menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan motivasi kepada para PPPK yang baru dilantik.
“Pertama, selamat. Semoga hari ini menjadi hari berkah dan membahagiakan sebagai awal karier baru di UIN Sunan Kudus,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perkembangan kampus yang kini telah bertransformasi menjadi universitas Islam negeri dengan akreditasi unggul merupakan kebanggaan tersendiri.
“Alhamdulillah, kita semakin berkembang. UIN Sunan Kudus kini telah bertransformasi menjadi UIN dengan akreditasi unggul dan terus menunjukkan kemajuan. Jumlah mahasiswa pun tidak mengalami penurunan seperti di beberapa kampus lain, artinya animo masyarakat terhadap UIN Sunan Kudus masih sangat tinggi,” jelasnya.

Prof. Wahibur juga berpesan agar para PPPK senantiasa menjaga integritas dan marwah lembaga juga diri sendiri, serta terkait peningkatan kapasitas diri.
“Sebagai PPPK, mari kita jaga kepercayaan masyarakat dengan baik. Integritas adalah hal utama agar lembaga ini tetap bertahan di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Fasilitas yang baik saja tidak cukup, karena inti dari organisasi adalah SDM-nya,” tegasnya.
Ia menekankan tiga hal penting yang harus dimiliki oleh setiap ASN dan PPPK, yaitu integritas akhlak dan moral, kompetensi melalui peningkatan hard skill dan soft skill, serta komitmen dalam pelayanan.
 “Jagalah akhlak, manfaatkan jabatan dengan menjaga integritas sesuai tupoksi masing-masing. Hati-hati dalam bermedia sosial, dan perkuat kerja sama tim. Niatkan bekerja sebagai ibadah, lakukan yang terbaik, dan jagalah nama baik lembaga,” pesannya.

Sementara itu, Menteri Agama Republik Indonesia, H. Nasaruddin Umar, dalam sambutannya pada pelantikan PPPK Kementerian Agama secara nasional, menyampaikan selamat kepada seluruh pegawai yang baru dilantik dan diambil sumpah jabatannya.
“Semoga Saudara sekalian menyadari bahwa proses panjang ini merupakan buah kesabaran dan ketekunan dalam menyelesaikan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Proses seleksi ini adalah ikhtiar dan perjuangan yang muaranya harus menjadi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Menag.

Kegiatan pelantikan dan pembinaan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi para PPPK UIN Sunan Kudus untuk berkontribusi nyata dalam mendukung kemajuan lembaga, serta memberikan pelayanan terbaik bagi civitas akademika dan masyarakat

Share this Post:

Galeri Photo