Loading...

Link & Aplikasi

    

UIN Sunan Kudus Pertahankan Sertifikat ISO 21001:2018, Bukti Konsistensi Mutu Pendidikan Berstandar Internasional

Blog Single

Kudus, 7 November 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus kembali menunjukkan komitmennya terhadap mutu tata kelola pendidikan dengan melaksanakan Surveillance Audit ISO 21001:2018 pada (6–7/11/2025). Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari pencapaian sertifikasi ISO 21001:2018 yang sebelumnya berhasil diraih sebagai standar sistem manajemen organisasi pendidikan.

Pelaksanaan audit dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si., bertempat di Ruang Amphitheater lantai 3 Gedung Laboratorium Terpadu. Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Kepala Pusat, Kepala Bagian, Kepala Subbagian, para Ketua Program Studi, serta tim ISO dari seluruh unit kerja. Hadir pula tim auditor dari TUV, lembaga audit eksternal yang berperan dalam proses penilaian.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa kegiatan surveilans ini merupakan bagian dari proses transformasi UIN Sunan Kudus pasca perubahan status dari IAIN menjadi universitas.

“Transformasi ini membawa konsekuensi terhadap seluruh aspek kelembagaan dan administrasi. Namun alhamdulillah, kami telah melakukan banyak perubahan baik dari sisi kualitas maupun kuantitas pelayanan. Kami terus menjaga mutu akademik dan inovasi layanan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai unggul, kompeten, dan religius,” ungkapnya.


Audit ini bertujuan untuk memverifikasi kembali efektivitas implementasi sistem manajemen mutu pendidikan di UIN Sunan Kudus, serta memastikan kesesuaian terhadap peraturan perundangan dan kebutuhan para pemangku kepentingan. Proses audit dilakukan melalui berbagai metode, di antaranya wawancara, observasi, sampling, dan peninjauan dokumen.

Adapun unit yang menjadi sasaran audit meliputi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUK), Fakultas Tarbiyah, Pascasarjana, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta Ma’had. Pada hari kedua, audit dilanjutkan ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Perpustakaan, serta Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD).


Seluruh proses audit berjalan lancar dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang solid antara auditor dan setiap unit yang diaudit. Kegiatan diakhiri dengan Closing Ceremony yang dihadiri kembali oleh pimpinan universitas dan seluruh perwakilan unit kerja. Dalam penutupan, tim auditor TUV menyampaikan rekomendasi agar UIN Sunan Kudus tetap mempertahankan sertifikat ISO 21001:2018, sebagai bukti konsistensi mutu lembaga dalam pengelolaan pendidikan sesuai standar internasional.

Wakil Rektor I UIN Sunan Kudus menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim ISO dan unit kerja atas kerja keras serta dedikasi dalam menjaga keberlanjutan sistem manajemen mutu.

“Capaian ini tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap standar mutu internasional, tetapi juga mencerminkan semangat kolektif UIN Sunan Kudus untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang unggul, kompeten, dan religius,” ujarnya.


Dengan hasil tersebut, UIN Sunan Kudus meneguhkan langkahnya sebagai universitas Islam negeri yang konsisten menerapkan tata kelola berbasis mutu, berorientasi pada kepuasan sivitas akademika, dan berdaya saing global.

Share this Post:

Galeri Photo