Itjen Kemenag RI Lakukan Reviu dan Pendampingan Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu UIN Sunan Kudus
Kudus, 10 November 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menerima kunjungan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Itjen Kemenag RI) dalam rangka Reviu dan Pendampingan Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu yang didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan pembukaan berlangsung di Ruang Meeting Biro UIN Sunan Kudus pada Senin (10/11/2025). Tim Itjen Kemenag RI yang hadir terdiri atas Ahmadun selaku Penanggung Jawab, Titik Orbawati sebagai Pengendali Teknis, serta Ratna Cahyaning Tyas, Agung Budhi Handono, Muhamad Baihaki, dan Desi Hariati sebagai Ketua dan Anggota Tim.
Dari pihak UIN Sunan Kudus, kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Prof. H. Wahibur Rokhman, S.E., M.Si., Ph.D., Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik Farid Al Zasal, S.Ag., S.S., serta Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) Hj. Ida Vera Sophya, M.Pd.
Dalam sambutannya, Titik Orbawati menjelaskan bahwa kegiatan reviu ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, efektif, dan akuntabel.
“Tim Itjen Kemenag RI akan melakukan reviu dan pendampingan hingga Rabu (12/11/2025). Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dengan dukungan dari seluruh jajaran UIN Sunan Kudus,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kesiapan UIN Sunan Kudus yang telah menyiapkan data dan dokumen pendukung pelaksanaan reviu.
Sementara itu, Wakil Rektor II Prof. H. Wahibur Rokhman menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan sinergi yang terjalin dengan Itjen Kemenag RI.
“Kami berterima kasih atas kehadiran tim Itjen Kemenag. Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu ini merupakan proyek strategis untuk mendukung peningkatan mutu layanan akademik. UIN Sunan Kudus berkomitmen menjalankan seluruh proses pembangunan secara transparan, efisien, dan akuntabel,” tuturnya.
Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek SBSN 2025, Farid Al Zasal menambahkan bahwa koordinasi dan komunikasi menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan.
“Kami terus mendorong seluruh pihak terkait agar bekerja optimal, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Kegiatan reviu ini menjadi bagian penting dari upaya UIN Sunan Kudus dalam memastikan pembangunan Gedung Kuliah Terpadu SBSN 2025 berjalan sesuai prinsip good university governance. Kolaborasi dengan Itjen Kemenag RI diharapkan dapat memperkuat tata kelola proyek serta meneguhkan semangat integritas dan reformasi birokrasi di lingkungan UIN Sunan Kudus.
Usai sesi pembukaan, Tim Itjen Kemenag RI langsung melakukan cek fisik ke lapangan untuk meninjau progres awal pembangunan Gedung Kuliah Terpadu serta memastikan kesesuaian antara dokumen perencanaan dan kondisi di lapangan.







Indonesia
English
Arabic 


