Loading...

Link & Aplikasi

    

Tingkatkan Daya Saing Global: UIN Sunan Kudus dan Philippine Normal University Jalin Kerjasama Internasional, Fokus pada Pertukaran Akademik

Blog Single

Kudus, 19 November 2025 – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus memperkuat jejaring global melalui penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Philippine Normal University (PNU), Manila, Filipina. Acara hybrid yang berlangsung Rabu (19/11/2025) ini meliputi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Memorandum of Implementation (MoI) yang dilakukan secara luring di kedua kampus dan daring melalui Zoom.

Acara yang dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan dari kedua universitas ini berjalan dengan khidmat, dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara, pemutaran video profil institusi, sambutan, presentasi profil dan potensi kegiatan kolaboratif, hingga prosesi penandatanganan dokumen.

Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, L.c., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk merealisasikan visi global kedua institusi. " Kolaborasi ini bukan hanya tentang penandatanganan dokumen, tetapi tentang membangun jembatan untuk masa depan pendidikan yang lebih berkualitas. Ini adalah fondasi untuk membangun berbagai kegiatan kolaboratif yang akan memperkaya pengalaman akademik berwawasan global kedua institusi," ujarnya.

Sementara itu, mewakili Presiden Philippine Normal University, Dr. Niño Naldoza, Dekan Faculty of Education and Information Sciences (FEIS) PNU, menyampaikan permohonan maaf karena Presiden PNU, Dr. Bert Tuga, berhalangan hadir. Dr. Niño menyatakan bahwa meskipun Presiden PNU berhalangan hadir, semangat kolaborasi tetap menyala. "Kami antusias menyambut kerjasama ini dan terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi lebih lanjut, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa," tegasnya.

Presentasi profil institusi oleh Wakil Rektor III UIN Sunan Kudus, Dr. H. Kisbianto, S.Ag., M.Pd., mengungkapkan bahwa universitas telah memiliki pengalaman bekerjasama dengan berbagai institusi di Filipina, salah satunya adalah Mindanao State University. Beliau juga menyoroti keberadaan jurnal internasional di UIN Sunan Kudus, salah satunya QIJIS (Qudus International Journal of Islamic Studies) sebagai salah satu contoh potensi yang dapat dikembangkan selain potensi-potensi lainya melalui kerjasama ini.

Director of Linkages and International Office PNU, Prof. Bryan Dayuta, menyatakan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat jejaring akademik antara Indonesia dan Filipina yang telah dibangun sejak 2009. " Kerjasama dengan UIN Sunan Kudus ini akan semakin memantapkan kolaborasi kedua negara dan menciptakan ekosistem pendidikan tinggi global yang berdampak luas. Kami berencana mengundang pimpinan UIN Sunan Kudus untuk berkunjung ke Manila guna memperluas cakupan kerjasama beyond program studi Early Childhood Education," tambahnya.

Kerjasama ini mencakup berbagai bidang kolaborasi termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa, proyek penelitian bersama, penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional, serta pertukaran sumber daya akademik. Dengan ditandatanganinya dokumen kerjasama ini, UIN Sunan Kudus dan PNU berkomitmen untuk bersama-sama memajukan kualitas pendidikan tinggi kedua institusi. Acara dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan UIN Sunan Kudus dan perwakilan pimpinan PNU ini menandai komitmen kuat kedua institusi dalam memajukan pendidikan berkualitas global.

 

 

 

 

 

 

 

Share this Post: