Membuka Munas XI MUI, Menag RI Berharap Munas Lahirkan Keputusan Brilian Berskala Internasional
Menteri Agama RI, Prof. KH Nasaruddin Umar menabuh beduk sebagai tanda Musyawarah Nasional (Munas) XI MUI resmi dibuka pada Kamis 20 November 2025 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara. Kehadiran Menteri Agama RI dalam pembukaan Munas XI MUI mewakili Presiden RI Prabowo Subianto. Sebelumnya, Presiden Prabowo sudah dijadwalkan akan menghadiri Munas XI MUI.
Penabuhan beduk tersebut didampingi oleh Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Ma'ruf Amin, Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, dan Ketua SC Munas XI MUI KH Masduki Baidlowi. Sebelum acara dimulai, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sudah berjaga secara ketat di lokasi acara. Munas XI MUI menjadi momen estafet kepemimpinan MUI periode 2025-2030, kemudiaan laporan pertanggungjawaban MUI periode 2020-2025.
Menteri Agama RI, Prof. KH Nasaruddin Umar berharap Munas XI MUI bisa melahirkan keputusan brilian berskala internasional. Prof. Nasaruddin mengingatkan bahwa bahasa agama paling efektif untuk mengatasi berbagai persoalan seperti lingkungan hingga AI. Beliau menilai pendekatan agama bisa menjadi bimbingan moral dan spiritual bagi umat. 
"MUI berkepentingan dengan masalah ini. Tanpa aksi, perkembangan (seperti) AI datang, jangan sampai ada hal yang kontradiktif. Munas menjadi pijakan penting bagi umat untuk bekerja sama dengan umat beragama lain, sebagai bangsa Indonesia yang dapat sorotan internasional. Keputusan paralel dunia, masa depan dunia, dan berharap Indonesia berperan aktif," ungkap Prof Nasaruddin Umar dalam pembukaan Munas XI MUI di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Kamis (20/11/2025).
Tema yang diangkat dalam Munas XI: Meneguhkan Peran Ulama Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa dan Kesejahteraan Rakyat. Kegiatan ini akan berlangsung pada 20-23 November 2025. Setelah pembukaan, akan ada pertanggungjawaban DP MUI periode 2020-2025, pandangan umum peserta dan pernyataan demisioner DP MUI 2020-2025. Kemudian akan ada Sidang Pleno XI mengenai pembahasan dan pengesahan tata tertib pemilihan ketua umum dan pembentukan dewan pimpinan dan pimpinan dewan pertimbangan MUI masa khidmah 2025-2030 serta pengusulan dan penetapan tim formatur.
Setelah itu, akan ada rapat tim formatur. Kemudian, akan ada Sidang Pleno XII mengenai laporan hasil kerja tim formatur oleh ketua tim formatur dan pengesahan hasil kerja tim formatur menjadi keputusan Munas. Pada Ahad 23 November akan ada peluncuran Buku MUI. Setelah itu akan ada penutupan Munas XI MUI. Dalam acara penutupan akan ada laporan Ketua OC Munas XI MUI Buya Yusnar Yusuf. Kemudian akan ada sambutan Ketua Umum DP MUI terpilih 2025-2030 dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI 2025-2030. 
Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Abdurrohman Kasdi, yang menjadi salah satu Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang dipilih menjadi peserta Munas XI MUI ini, turut aktif mengikuti sidang pleno, komisi, dan berbagai forum diskusi yang melibatkan Pimpinan MUI dan perwakilan Perguruan Tinggi, Ormas, Lembaga dan Komisi MUI. Ia berharap Munas MUI 2025 ini menjadi ajang konsolidasi nasional ulama, memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan Islam, pesantren, kampus perguruan tinggi Islam, dan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Muslim yang berilmu, beradab, dan berdaya saing.
“Munas menjadi titik awal Peta Jalan MUI ke Depan sekaligus memperkuat kolaborasi dan kemitraan strategis dengan Perguruan Tinggi Islam. Kami juga berharap MUI bisa memperkuat perannya dalam menjaga nilai-nilai Islam moderat (wasathiyah), memperkuat persatuan umat dalam menghadapi tantangan ke depan, baik di dalam negeri maupun global. Maka MUNAS ini meneguhkan lima pokok perjuangan yang menjadi landasan strategis MUI ke depan. Peran MUI sebagai pelayan umat (khadimul ummah), pelindung akidah, mitra negara, pengawas keadilan ekonomi, dan pelopor ketahanan digital.” Tegas Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Kudus ini.
Tampak hadir dalam pembukaan Munas di Mercure Convention Center ini Wakil Presiden ke-10 dan 12 Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden ke-13 sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan MUI, KH. Ma’ruf Amin. Hadir juga, Menteri Agama RI (Menag), Prof. KH. Nasaruddin Umar, Ketua MPR, Ahmad Muzani serta Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie, Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najmudin, Rektor PTKIN dan utusan Ormas.







Indonesia
English
Arabic 


