UIN Sunan Kudus Resmi Gelar Pelatihan Moderasi Beragama dan Internalisasi Ekoteologi Tingkat Nasional
Pati, 24 November 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus resmi membuka Pelatihan Pembinaan Wawasan Moderasi Beragama dan Internalisasi Ekoteologi, yang diikuti 60 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta berasal dari Satuan Kerja Kementerian Agama, civitas PTKIN, pimpinan madrasah, serta pengasuh pondok pesantren. Pelatihan ini berlangsung pada 24–30 November 2025 di Hotel Safin Pati, sebagai hasil kerja sama UIN Sunan Kudus, PUSPENMA, dan BMBPSDM Kementerian Agama RI.

Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama atas kepercayaan menjadikan UIN Sunan Kudus sebagai perguruan tinggi pelaksana. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan peserta dari berbagai wilayah merupakan langkah penting dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia.
“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang berwawasan moderat serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” terangnya.
Ia juga menegaskan bahwa semangat para peserta adalah modal utama dan menambahkan bahwa dengan meneladani Sunan Kudus serta nilai kearifan lokal, sehingga menjadikan pembinaan moderasi beragama akan semakin bermakna.

Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA), Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., melalui sambungan daring. Dalam sambutannya, ia menilai bahwa terpilihnya UIN Sunan Kudus sebagai mitra memiliki nilai historis yang kuat. Ia menjelaskan bahwa Sunan Kudus dikenal dengan pendekatan dakwah yang mengedepankan toleransi dan penghormatan terhadap keyakinan lain.
"Prinsip penghargaan terhadap keyakinan lain telah hidup dan dipraktikkan masyarakat Kudus selama ratusan tahun." Jelasnya.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat moderasi beragama yang terus digaungkan Kementerian Agama.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan doa bersama sebelum peserta memasuki rangkaian pelatihan. Selama kegiatan berlangsung, peserta akan memperdalam pemahaman mengenai moderasi beragama dan ekoteologi, serta memperkuat kapasitas mereka sebagai agen penggerak moderasi di lingkungan lembaga masing-masing.







Indonesia
English
Arabic 


