Loading...

Link & Aplikasi

    

UIN Sunan Kudus Mantapkan Tata Kelola PMB 2026 melalui FGD Penyusunan Kebijakan

Blog Single

 

Solo, 17–19 November 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus terus memperkuat tata kelola penerimaan mahasiswa baru (PMB) melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kebijakan, Pedoman, Juknis, dan SOP PMB Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Lorin Syariah Solo ini diikuti oleh pimpinan universitas, tim teknis PMB, perwakilan Humas dan TIPD, serta stakeholder eksternal dari MGBK empat kabupaten.

Wakil Rektor I UIN Sunan Kudus Prof. Dr. H. Ihsan, M.Ag. dalam sambutannya menegaskan bahwa PMB merupakan proses strategis yang menentukan kualitas input calon mahasiswa serta menggambarkan kredibilitas institusi. “Penerimaan mahasiswa baru bukan sekadar proses administrasi. Ini adalah bagian dari komitmen UIN Sunan Kudus untuk memberikan layanan pendidikan yang unggul, terpercaya, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

FGD dibuka dengan pemaparan Wakil Rektor I mengenai arah kebijakan PMB, mulai dari kuota penerimaan, jalur seleksi, integrasi kebijakan nasional (SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN), hingga potensi pemanfaatan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Pemaparan ini menjadi dasar bagi tim teknis untuk menyempurnakan substansi Pedoman PMB lintas jenjang S1, S2, dan S3.

Dalam sesi-sesi berikutnya, tim melakukan review mendalam bersama pimpinan universitas untuk memastikan Pedoman, Juknis, dan SOP PMB selaras dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta standar mutu layanan pendidikan.
Salah satu kekuatan FGD kali ini ialah hadirnya perwakilan Musyawarah Guru BK (MGBK) dari Kudus, Pati, Jepara, dan Demak. Para pendamping BK sekolah ini memberikan perspektif lapangan terkait kebutuhan informasi bagi siswa, pola peminatan, serta strategi promosi yang paling efektif.

Masukan yang mengemuka antara lain pentingnya:
- memperkuat kegiatan campus tour,
- memaksimalkan jalur prestasi dan golden ticket,
- memperkuat komunikasi mengenai nilai TKA,
- serta meningkatkan kolaborasi promosi melalui media sosial sekolah dan alumni.

Masukan tersebut menjadi elemen penting dalam penyusunan kebijakan PMB 2026 agar lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan calon mahasiswa.
FGD juga menghasilkan penyelarasan strategi digitalisasi PMB antara tim teknis dan TIPD. Penyusunan alur seleksi berbasis sistem, penyederhanaan layanan, serta integrasi data PMB menjadi fokus pembahasan. Di sisi lain, tim Humas turut merumuskan arah konten promosi yang lebih kreatif, adaptif, dan sesuai karakter generasi muda.

Materi yang dibahas mencakup strategi media sosial, desain pesan promosi, pelibatan alumni, serta pemanfaatan relawan PMB untuk memperluas jangkauan publikasi.
Kegiatan FGD selama tiga hari ini menghasilkan beberapa capaian penting:
- Tersusunnya Pedoman PMB 2026 yang lebih komprehensif.
- Juknis dan SOP PMB yang memperjelas alur seleksi hingga registrasi ulang.
- Sinkronisasi kebijakan lintas unit agar pelaksanaan PMB berjalan efektif dan berintegritas.
- Penguatan jejaring dengan MGBK sebagai mitra strategis penyebaran informasi PMB.
- Rumusan strategi promosi kampus yang lebih kreatif dan terencana.

FGD ditutup dengan arahan pimpinan yang kembali menekankan pentingnya koordinasi lintas unit dalam memastikan pelaksanaan PMB berjalan lancar, objektif, dan memberi pengalaman layanan terbaik bagi para calon mahasiswa. Hasil FGD ini akan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan PMB Tahun 2026 sekaligus memperkuat positioning UIN Sunan Kudus sebagai kampus unggul yang kompeten dan berintegritas.

 

Share this Post:

Galeri Photo