Loading...

Link & Aplikasi

    

Ribuan Anak PAUD Antusias Ikuti Manasik Haji di UIN Sunan Kudus

Blog Single

KUDUS, Sabtu (9/5) – Suasana di kampus UIN Sunan Kudus hari ini tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak 1.400 lebih siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tergabung dalam Himpaudi Kabupaten Kudus berkumpul untuk mengikuti praktik Manasik Haji. Acara besar ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Sunan Kudus di dampingi jajaran pimpinan universitas.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor 1 UIN Sunan Kudus, Ibu Dr. Raja Siti Malaika Dewi, S.Sos., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Ibu Dr. Eka Wati Rahayu Ningsih, S.H., M.M., serta jajaran kaprodi dan seluruh pengurus Himpaudi se-Kabupaten Kudus.

Pendidikan Berkelanjutan Sejak Dini

Dalam sambutannya saat membuka acara, Rektor menekankan bahwa pendidikan agama harus dimulai sejak dini, bahkan sejak anak masih dalam kandungan melalui pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Beliau menegaskan bahwa apa yang dipelajari anak-anak pada usia ini akan terpatri kuat hingga mereka dewasa.

"Jangan dikira mereka masih kecil lalu tidak ingat. Justru pada usia inilah proses pembelajaran yang sebenarnya terjadi. Perjumpaan pertama mereka dengan guru dan ustadzah adalah momen yang paling berkesan, bahkan doktrin dari guru di usia PAUD seringkali lebih kuat pengaruhnya daripada perkataan orang tua di rumah," ujar Rektor.

Motivasi Menuju Baitullah

Kegiatan manasik ini bukan sekadar simulasi fisik, melainkan sarana untuk menumbuhkan semangat dan motivasi (spirit) beribadah haji. Rektor berharap, melalui kegiatan ini, anak-anak, guru, maupun orang tua pendamping mendapatkan gambaran yang jelas mengenai prosesi ibadah haji dan tergerak hatinya untuk memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci di masa depan.

"Kegiatan hari ini adalah bentuk tafaulan. Di tengah musim haji yang sedang berlangsung, kita tanamkan semangat ini agar suatu saat nanti adik-adik ini benar-benar melaksanakan ibadah haji yang sesungguhnya," tambahnya.

Ajakan Menempuh Pendidikan Tinggi

Selain memberikan motivasi keagamaan, Rektor juga mengajak para guru dan wali murid untuk terus mengembangkan kualitas diri melalui pendidikan formal di UIN Sunan Kudus. Beliau memaparkan bahwa saat ini UIN Sunan Kudus telah memiliki 27 Program Studi S1, termasuk program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang kini terbuka untuk semua guru lintas keilmuan.

"Kami juga memiliki 6 Program Magister (S2) dan 3 Program Doktor (S3). Kami berharap kerja sama antara Himpaudi dan UIN Sunan Kudus semakin erat, menjadi berkah bagi institusi dan masyarakat Kudus secara luas," ungkapnya.

Peresmian Pembukaan

Acara manasik haji ini resmi dimulai setelah Rektor memimpin pembacaan Suratul Fatihah bersama seluruh peserta. "Dengan bacaan Al-Fatihah tadi, maka secara resmi kegiatan manasik haji untuk seluruh siswa-siswi Himpaudi Kabupaten Kudus pada pagi hari ini saya nyatakan resmi dibuka," pungkas Rektor.

Setelah sesi pembukaan, ribuan anak-anak dengan pakaian ihram putih tersebut langsung memulai simulasi rangkaian ibadah haji dengan penuh antusias, dipandu oleh para guru dan pembimbing lapangan.

Share this Post:

Galeri Photo