UIN Sunan Kudus Laksanakan Penyembelihan 5 Kerbau Qurban, Rektor: Hidupkan Tradisi Warisan Sunan Kudus
KUDUS (28/05/2026)– UIN Sunan Kudus kembali melaksanakan penyembelihan hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447H. Tahun ini, UIN Sunan Kudus menyembelih lima ekor kerbau qurban yang berasal dari sivitas akademika kampus serta dukungan donatur.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada donatur, khususnya PT Mega Bintang, dan BSI serta seluruh sivitas akademika yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan qurban tahun ini,” ujarnya Rektor UIN Sunan Kudus Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi,Lc.,M.Si. dalam sambutannya.

Menurutnya, qurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual semata, tetapi juga bentuk keikhlasan dalam menyisihkan sebagian yang dimiliki untuk kemaslahatan bersama.
“Makna qurban adalah bagaimana kita bisa menyisihkan sesuatu yang kita miliki untuk kepentingan yang lebih luas dan bermanfaat bagi sesama,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa tradisi qurban kerbau di Kudus memiliki nilai historis dan kearifan lokal yang perlu terus dijaga. Tradisi tersebut merupakan warisan nilai-nilai dakwah Sunan Kudus yang mengedepankan toleransi dan kebijaksanaan budaya.
“Di sini kita menghidupkan nilai-nilai dari Sunan Kudus. Ke depan, kami menghimbau agar tradisi qurban kerbau tetap bisa dilestarikan sebagai bagian dari mewarisi nilai-nilai Sunan Kudus dan menjaga kearifan lokal,” tambahnya.
Pelaksanaan qurban ini juga menjadi bagian dari pengabdian kampus kepada masyarakat yang diinisiasi melalui program-program LPPM UIN Sunan Kudus. Rektor menegaskan bahwa pengabdian tidak mengenal batas waktu selama seseorang masih memiliki semangat untuk memberi manfaat.
“Makna unggul adalah ketika kita mampu melakukan sesuatu melampaui ekspektasi, bahkan di luar cara pandang yang biasa,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua LPPM UIN Sunan Kudus Dr. AbdulKarim,S.S., MA. Menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, LPPM ingin menegaskan bahwa kampus tidak hanya menjadi menara gading keilmuan, tetapi juga hadir dan memberikan dampak sosial-keagamaan yang konkret bagi masyarakat sekitar. Kehadiran hewan kurban ini menjadi simbol perekat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial antara civitas akademika dengan warga.
"Kami di LPPM memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan kurban—mulai dari pemilihan hewan, proses penyembelihan, hingga pendistribusian daging—dilakukan dengan standar syariat yang ketat serta menjaga kebersihan (halalan thoyyiban).
lebih lanjut Ketua LPPM menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mudhohi (Orang yang berkurban) dari kalangan dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan agenda ini.
"Semoga semangat berkurban ini memperkuat nilai-nilai keikhlasan, gotong royong, dan kepedulian di dalam diri kita semua, serta membawa keberkahan bagi kemajuan UIN Sunan Kudus ke depan" ujarnya.

Dari pelaksanaan qurban tersebut, panitia berhasil mendistribusikan sebanyak 1.263 paket daging qurban kepada sivitas akademika dan masyarakat di sekitar kampus. Distribusi ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat kebersamaan antara kampus dan masyarakat.







Indonesia
English
Arabic 


