Loading...

Link & Aplikasi

    

Rektor UIN Sunan Kudus Tinjau Pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026, Pastikan Ujian Berjalan Lancar dan Ramah Difabel

Blog Single

Rektor Prof. Dr. H. Abdurrahman Kasdi, Lc., M.Si. bersama jajaran pimpinan UIN Sunan Kudus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2026 yang berlangsung di Laboratorium Terpadu Lantai 2 UIN Sunan Kudus, Selasa (9/6/2026). Pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN di UIN Sunan Kudus berlangsung selama empat hari, mulai 8 hingga 11 Juni 2026.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh proses ujian berjalan lancar, aman, tertib, serta memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta yang mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tersebut.

Dalam kesempatan itu, Rektor UIN Sunan Kudus menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan ujian serta tingginya animo masyarakat yang mengikuti SSE UM-PTKIN di UIN Sunan Kudus.

“Alhamdulillah, pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026 di UIN Sunan Kudus berjalan dengan baik dan lancar. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengawas, dan tim teknis yang telah bekerja maksimal dalam memberikan layanan kepada peserta. Jumlah peserta ujian yang mengikuti SSE UM-PTKIN di UIN Sunan Kudus masih sesuai dengan ekspektasi, yaitu berada di angka 1.507 peserta,” ungkap Rektor.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator positif terhadap tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan studi di UIN Sunan Kudus. Jumlah pendaftar yang memilih UIN Sunan Kudus dan jumlah peserta yang mengikuti ujian berada pada angka yang relatif seimbang.

“Ini merupakan capaian yang membanggakan. Jumlah pendaftar dan peserta ujian yang berada pada kisaran 1.500 orang menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap UIN Sunan Kudus masih sangat tinggi. Banyak calon mahasiswa yang tertarik dan penasaran dengan berbagai program studi unggulan, fasilitas, serta perkembangan yang telah dicapai UIN Sunan Kudus,” tambahnya.

Rektor juga menjelaskan bahwa pelaksanaan SSE UM-PTKIN merupakan bagian dari sistem penerimaan mahasiswa baru nasional yang berada di bawah koordinasi Panitia Seleksi Nasional SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN Kementerian Agama Republik Indonesia. Oleh karena itu, peserta yang mengikuti ujian di UIN Sunan Kudus berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Pelaksanaan SSE UM-PTKIN di UIN Sunan Kudus tidak hanya diikuti peserta dari Jawa Tengah dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai provinsi di Indonesia. Bahkan terdapat peserta yang berasal dari Provinsi Jambi dan wilayah Sumatra lainnya yang sangat antusias mengikuti ujian di sini. Hal ini menunjukkan bahwa persebaran peminat UIN Sunan Kudus semakin merata secara nasional,” jelasnya.

Turut mendampingi rektor dalam kegiatan monitoring tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan sekaligus Ketua Panitia Lokal (Panlok) SSE UM-PTKIN UIN Sunan Kudus, Dr. Hj. Siti Malaiha Dewi, S.Sos., M.Si., CIQaR.  Kepala Biro AKU Dr. H. Masmin Afif, M.Ag., Dekan FTIK Prof. Dr. Adri Efferi, M.Ag.,  Ketua LPM Dr. Ma'mun Mu'min, M.Ag., M.Si., M.Hum. dan Kepala Pusat PMB H. Achmad Ali Fikri, M.Pd.

Ia menyampaikan bahwa panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan aman.

“Dalam pelaksanaan SSE UM-PTKIN tahun ini, panitia menyiapkan ruang layanan kesehatan yang didukung oleh tenaga medis yang selalu siaga selama ujian berlangsung. Selain itu, kami juga menyediakan ruang khusus bagi peserta difabel yang dilengkapi dengan pendamping dari panitia sehingga mereka dapat mengikuti ujian dengan baik dan nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, penyediaan fasilitas kesehatan dan layanan bagi peserta difabel merupakan bentuk komitmen UIN Sunan Kudus dalam menghadirkan proses seleksi yang inklusif, ramah, dan berorientasi pada pelayanan prima.

Dalam monitoring tersebut, rektor dan jajaran pimpinan meninjau secara langsung ruang ujian, kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, ruang layanan kesehatan, serta fasilitas pendukung lainnya. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa seluruh sesi ujian berlangsung dengan lancar dan kondusif.

Melalui pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026 yang berjalan sukses, UIN Sunan Kudus optimistis dapat menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus memperkuat eksistensinya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang semakin diminati masyarakat di tingkat nasional.

Share this Post:

Galeri Photo